Arti Bursa Efek, Fungsi, Cara Kerja, Dan Sejarahnya - Ekonomi Dan Bisnis

BURSA efek adalah pusat perdagangan saham dan berbagai instrumen keuangan lain. Dalam ekonomi global saat ini, bursa efek memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pasar modal dan memberikan akses bagi perusahaan untuk mendapatkan modal. Nah, untuk mengetahui lebih jelas apa itu bursa efek, simak informasi lengkapnya berikut ini. 

Pengertian Bursa Efek

Bursa efek adalah suatu tempat perdagangan surat-surat berharga. Istilah bursa efek terdiri atas kata “bursa”, yang berarti tempat perdagangan, dan “efek”, yang artinya surat-surat berharga. Dengan kata lain, bursa efek atau pasar saham adalah penyelenggara sekaligus penyedia sistem serta sarana untuk mempertemukan pihak-pihak yang ingin melakukan transaksi efek.

Pada dasarnya, bursa efek memiliki arti yang serupa dengan bursa saham. Bursa digunakan sebagai tempat untuk melakukan transaksi jual-beli. Menurut Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995, efek merujuk pada barang yang diperdagangkan di tempat jual-beli tersebut. Contoh konkret efek mencakup surat-surat berharga, seperti saham dan obligasi.

Tujuan utama pendirian bursa efek adalah menyelenggarakan dan menyediakan sistem serta sarana perdagangan efek sehingga dapat berjalan efisien. Selain itu, ketersediaan sistem dan sarana ini memungkinkan bursa efek melakukan pengawasan yang lebih efektif terhadap kegiatan anggotanya.

Setiap negara memiliki bursa efek sendiri. Salah satu bursa saham terbesar di dunia adalah New York Stock Exchange (NYSE) di Amerika Serikat. Indonesia sendiri memiliki Bursa Efek Indonesia (BEI), yang juga dikenal dengan nama Indonesia Stock Exchange (IDX).

BEI adalah tempat untuk menangani transaksi efek di Indonesia. Tujuan utama BEI adalah menyediakan infrastruktur yang memungkinkan perdagangan efek berjalan tertib, adil, dan efisien. Bursa Efek Indonesia menjadi tempat para investor dan perusahaan yang mencari modal bertemu dan melakukan transaksi.

Suasana pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2024 di Jakarta, 2 Januari 2024. TEMPO/Tony Hartawan

Fungsi Bursa Efek

Fungsi utama bursa efek adalah menjadi penyelenggara yang menyediakan infrastruktur dan mekanisme untuk menghubungkan penawaran jual dan beli surat berharga dari pihak-pihak yang tertarik melakukan transaksi surat berharga tersebut. Selain fungsi tersebut, BEI memiliki beberapa peran lain, termasuk: 

  1. Sebagai fasilitator yang menyediakan seluruh infrastruktur perdagangan efek, termasuk platform jual-beli yang efisien, adil, dan teratur.
  2. Bertanggung jawab merumuskan peraturan yang berhubungan dengan operasi bursa.
  3. Mencegah praktik-praktik yang dilarang, seperti kolusi, pembentukan harga tidak wajar, dan insider trading.
  4. Bertanggung jawab dalam proses likuidasi instrumen keuangan.
  5. Berperan aktif dalam meningkatkan transparansi dengan mempublikasikan informasi mengenai pasar dan instrumen keuangan yang diperdagangkan di bursa.
Robert Thorne

Robert Thorne

Automotive & Future Transportation Editor

Robert Thorne covers electric vehicle innovations, autonomous driving systems, global mobility trends, and automotive engineering developments.

Share this article
Twitter Facebook Pinterest